Teach Like Finland (Mengajar Seperti Finlandia)


Buku: Teach Like Finland (Mengajar Seperti Finlandia)
Penulis: Timothy D. Walker
Cetakan II: Agustus 2017
Penerbit: PT Gramedia
ISBN: 987-602-452-044-1
Halaman: 197

Dalam benak ku pertama kali ketika membaca judul buku ini yaitu negara yang konsep pendidikannya sangat baik bahkan aku pernah membaca jika di negara ini para siswa di sekolah tidak memiliki pekerjaan rumah tapi uniknya mereka mengerti semua pelajaran di sekolah. Benarkah demikian?

Sebelum dimulai penjabaran atau kesimpulan yang aku dapatkan dari buku ini, perlu di pahami bahwa objek pada pembahasan yaitu anak Sekolah Dasar di Finlandia, dan data berdasarkan pengamatan satu orang bukan dari berbagai sumber. Boleh saja diterapkan pada tempat Anda mengajar (SD, SMP, SMA, Kuliah) tinggal disesuaikan saja dengan situasi dan kondisi yang ada, apakah memungkinkan untuk diterapkan.

Fakta pertama yang aku temukan dalam buku ini "Jadwal Istirahat Otak", dimana banyak sekolah dasar memberikan anak didik mereka istirahat lima belas menit setelah empat pulih lima menit pelajaran. Berdasarkan pengalaman penulis dalam satu tahun ajaran, siswa Finlandia-nya tidak pernah tidak masuk kelas dengan melompat-lompat kecil setelah istirahat 15 menit. Dan yang paling penting, mereka lebih fokus selama pelajaran.

Fakta yang ke-dua "Belajar Sambil Bergerak", bagaimana caranya ketika belajar siswa banyak bergerak tidak hanya duduk diam mendengarkan pelajaran yang disampaikan oleh guru. Salahsatu contoh yang diterapkan penulis ketika mengajar di Finlandia yaitu galeri berjalan. Seperti ini pelaksanaannya: para siswa menempelkan presentasi mereka di dinding kelas atau lorong seakan-akan sedang memamerkan karya mereka di sebuah galeri seni. Setiap karya diberi nomor, dan anak-anak berkeliling dari karya satu ke karya lainnya secara sistematis, mereka diberi waktu 1-2 menit untuk mempelajari dengan cermat setiap karya yang ada di hadapan mereka. Untuk membuat pengalaman ini lebih bermakna, para siswa saling memberikan masukan tertulis selagi menikmati karya dalam pameran. Sebelum mereka memulai galeri berjalan ini, penulis membagikan sticky notes dalam 2 warna yang berbeda: 1 warna digunakan siswa untuk menulis pertanyaan tentang karya penyaji untuk menjadi bahan pertimbangan, dan kertas lainnya untuk menuliskan observasi positif.

Ada juga beberapa teknik yang dilakukan penulis dalam konteks yang sama, seperti:  menari di dalam kelas selama membacakan nyanyian sebuah lagu, latihan fisik ala militer secara mendadak? Dua puluh jumping jack atau 20 detik lari di tempat, memberikan siswa kesempatan rutin untuk melakukan permainan yang menyenangkan, meminta siswa membaca buku sambil berdiri, atau menyediakan alat tulis bagi anak-anak untuk menyelesaikan tugas sambil berdiri di sekitar kelas.

Fakta yang ke-tiga, tidak benar adanya jika sekolahan di negara Finlandia tidak memberikan pekerjaan rumah kepada siswa. Tapi yang benar adalah para pendidik Finlandia sering menugaskan  pekerjaan rumah yang (relatif) sedikit, yang dapat diselesaikan dalam jangka waktu beberapa hari. Lebih lanjut, tugas-tugas tersebut biasanya mudah, dalam arti para siswa dapat menyelesaikan tugas secara mandiri tanpa bantuan dari orang dewasa (untuk lingkup sekolah dasar).

Fakta ke-empat "menyederhanakan ruang", jadi bagaimana guru menjaga ruang pembelajaran tetap sederhana. Dengan memajang lebih sedikit barang, tidak diragukan lagi, memberikan penegasan yang lebih besar pada beberapa barang yang ditampilkan di dinding. Itu adalah hal yang sangat baik dan juga memudahkan para siswa untuk tetap fokus.

Fakta yang ke-lima "Menghirup Udara Segar", di sekolah Komprehensif Kalevala, sebagian guru dan siswa menjaga udara secacra "alami" dengan membuka jendela kelas. Karena ketika udara pada suatu ruangan terasa segar, maka fikiran akan lebih jernih.

Fakta yang ke-enam "Masuk ke Alam Liar", salah satu bagian yang paling disukai di sekolah dasar Finlandia -setidaknya untuk mayoritas anak- adalah sesuatu yang disebut "Kemah Sekolah", di mana murid kelas 5 dan 6 Finlandia, biasanya menghabiskan beberapa hari dengan guru mereka di alam. "Penelitian menegaskan bahwa alam dapat sangat membantu anak belajar membangun kepercayaan diri mereka, mengurangi gejala gangguan hiperaktif akibat kurangnya perhatian, menenangkan anak, serta membantu mereka untuk fokus."

Jika Anda tertarik untuk memasukkan kegembiraan dalam pengajaran Anda, penulis memberikan 6 strategi untuk menguatkan rasa dimiliki di dalam kelas: mengenal setiap anak, bermain dengan mereka, merayakan keberhasilan mereka, mengejar impian kelas, menghapus perisakan (bullying) dan berkawan.

Menurut penulis juga, jika Anda tertarik dengan ide makan bersama murid-murid Anda, disarankan agar Anda memulainya secara perlahan-lahan. Selain itu, sesuatu yang dapat dilakukan di luar sekolah yang sangat berdampak positif pada hubungan kita dengan anak-anak di kelas yaitu kunjungan rumah. Cukup mebawa pena dan buku catatan, bertemu dengan walinya dan pertanyaan yang muncul bisa mulai dari "Apa hobi anak Anda" hingga "Apa yang menjadi harapan anak Anda di tahun pelajaran ini?".

Kunjungan yang dilakukan terdiri dari 2 bagian. Pertama, menghabiskan waktu bersama murid, mengobrol, dan jika mereka mau, kita berkeliling rumah mereka sambil mendengarkan hal apa saja yang sangat berarti bagi mereka. Kemudian, bertemu dengan orangtua atau wali mereka, dan mendegarkan pemahaman mereka tentang anak-anak mereka, demikian juga harapan mereka di tahun ajaran berikutnya.

Menurut penulis, merupakan sebuah kesalahan jika menetapkan sebuah mimpi kelas, tanpa berkonsultasi dengan murid-muridnya. Begitu Anda telah memutuskan sebuah mimpi yang realistis dengan siswa-siswi Anda, penting untuk memulai mendiskusikan peran-peran yang dibutuhkan.

Pernah juga para guru melakukan eksperimen dengan menawarkan sebuah program "Minggu Belajar Mandiri", yaitu pada awal minggu, mereka akan memberikan anak-anak sebuah daftar tugas yang harus mereka kerjakan hampir disetiap mata pelajaran. Pada minggu itu mereka tidak akan mendapatkan pelajaran selayaknya hari biasa. Sebagai gantinya, mereka akan memiliki jam pelajaran terbuka di mana mereka bisa menyelesaikan tugas ini sesuai kecepatan mereka masing-masing. Para guru percaya bahwa mereka akan mendatangi guru ketika memerlukan bantuan.

Satu cara sederhana untuk menghubungkan minat siswa dengan kurikulum, adalah memberikan tugas yang lebih terbuka. Contohnya, daripada menugasi setiap anak untuk membuat laporan dari buku yang sama, mereka diperbolehkan untuk membuat laporan dari buku yang mereka minati dan menyajikan pelajaran mereka melalui sebuah poster, slideshow, atau website.

Ada hal yang cukup menarik dari buku ini yaitu "membuat rencana pembelajaran bersama siswa", dimana siswa dilibatkan dalam memutuskan komponen dasar pembelajaran. Siswa akan diajak merancang outline slideshow secara singkat (berdasarkan pertanyaan mereka). Satu strategi instruksional populer yang disebut bagan TMT, dikembangkan oleh Donna Ogle di 1980-an. Berikut contoh bagaimana tampilan bagan TMT:

  • Hal-hal yang saya tahu
  • hal-hal yang mau saya ketahui
  • hal-ha yang saya telah pelajari
Dengan bertanya langsung kepada siswa, kita bisa mengetahi sejauh mana pengetahuan mereka, hal apa saja yang belum mereka ketahui dan hal apa saja yang ingin mereka ketahui. Terkadang siswa sudah lebih dulu tau mengenai materi yang akan kita sampaikan.

Pesan penulis "Jangan lupa bahagia", hal ini cocok untuk menggambarkan situasinya. Jika Anda sungguh percaya bahwa Anda merupakan guru yang lebih baik ketika Anda bekerja sama dalam suatu perpaduan dengan guru lain, saya pikir Anda akan secara alami menemukan cara yang mudah, sederhana untuk berkolaborasi. Tindakan sederhana duduk beberapa menit dengan rekan-rekan kerja akan membuat kita lebih menikmati pekerjaan kita dan tentunya hal ini bagus dalam hubungan kekeluargaan.


Fakta yang terakhir, berdasarkan pengamatan penulis yang tertuang pada buku ini, selama mengajar di Helsinki, penulis mencermati bahwa teman guru Finlandia-nya tampak cukup rutin mengundang guru lain ke kelas mereka. Berbagi ruang untuk mengatasi kebosanan dan mendapatkan ilmu baru dari orang yang berbeda. Hal ini cukup efektif karena akan memperkaya ilmu pengetahuan dari sisi pengajar dan juga siswa. Bahkan dengan mengundang para ahli datang ke kelas, kita dapat merancang pengalaman pembelajaran yang luar biasa dan tentu ini mengangkat beban dari pundak, karena kita tidak perlu menguasai semuanya. Dengan mengundang rekan guru (dan ahli lain, seperti orangtua) ke dalam kelas, maka Anda mengirimkan sebuah pesan kepada siswa Anda bahwa Anda sedang belajar dari orang lain. Be the best, do the best, but don't feel the best.


Bentuklah citramu sendiri dimata siswa-siswimu, karena apa yang kau lakukan sekarang, akan menentukan pandangan mereka kepadamu nanti.
- taqrim ibadi -

1 Hari Jadi Sopir Siska (KDI-Artis IBU KOTA)


Minggu, 13 November 2017. Pernikahan Rima & Aries di Lr.Bahagia Kertapati mengukir cerita lucu dalam sejarah kehidupanku. Bagaimana tidak, aku yang biasa datang ke acara pernikahan secara sendiri dan tidak ada kejadian aneh, tapi kemarin sedikit membuatku tercengang dan shock.

Aku datang agak siangan sekitar jam 11.20 sampai di tempat acara. Menggunakan batik emas, celana dasar hitam, sepatu pantofel dan menggunakan kacamata minus.


Setibanya disana, Aku langsung menuju tempat duduk aga ke belakang dan menyudut. Selang beberapa menit kemudian terlihat beberapa anak muda pun turut duduk dibarisan tempat ku berada. Tiba-tiba, datang seorang pemuda menghampiri dan berkata,"kakak ni sopirnyo siska yo?" (kakak ini sopirnya siska ya?). Sontak saya terkejut dan secara reflek menggelengkan kepala sembari berkata,"bukan, Aku bukan Sopir Siska", dengan wajah pucat dan malu. Selesai Aku berkata demikian, pemuda tersebut berlalu dari hadapanku.

Pesan moral yang bisa saya petik dari kejadian ini, yaitu:
1. Jangan datang telat ke tempat hajatan,
2. Jangan pergi kondangan jika tanpa pasangan,
3. Gunakan pakaian yang tidak mencolok seperti sopir artis ibukota,
4. Jangan lupa berdoa agar terhindar dari hal yang tidak terduga yang bisa membuat cerita kurang menyenangkan selamanya.
5. Jika hal ini terjadi pada kalian, saran saya pura-pura lupa ingatan saja atau pura-pura pingsan. Dengan begitu kalian akan aman.

Review Buku Stand Strong


Review Buku STAND STRONG
Oleh Nanda Salfamas

Kenapa saya memberi judul “ijime, dame, zettai” yup, tentu, artinya, no more bullying, forever. Sebetulnya ini merupakan salah satu judul lagu yang sering saya nyanyikan, ternyata, setelah membaca buku ini, makna judul lagu ini sendiri cukup memberikan arti mendalam, terutama secara psikis. Mungkin, bagi kita hanya sebuah judul biasa, tapi tidak bagi mereka yang ‘tidak biasa’. 

Sebetulnya siapa sih Nick Vujinic ?

Nick Vujinic adalah seorang pria yang terlahir tanpa tungkai, tanpa tangan, tanpa kaki, tanpa perlindungan. Lantas apa yang istimewa dari dirinya ? dahulu, dia hanya seorang anak yang tak lepas dari wabah penindasan, bullying, tapi kini, dia adalah seorang ayah yang luar biasa, meski tanpa kesempurnaan, dia bisa ‘menakhlukan dunia’.

Berbicara soal penindasan, sepertinya menjadi salah satu hal paling complicated yang pernah ada, tak usah jauh-jauh melihat nama deretan artis yang pernah merasakan penindasan ketika kecil, saya sendiri pun, ketika masih menempuh pendidikan sekolah dasar, dengan postur badan paling kurus, paling tinggi, kulit hitam, + super duper cengeng hahah , menjadi salah satu bulan-bulanan teman sebaya. bahkan, berlanjut sampai SMP. Mulai dari panggilan “becek “(betina ceking), sampai hal-hal lain yang membuatmu dipermalukan di depan umum, Memang betul,orang yang menjadi tokoh utama akan merasa bahagia melontarkan kata-kata tersebut. Tapi, tidak bagi kami, mencari perlindungan? Mencari tempat berlari? Atau memaki balik ?  kala itu saya betul-betul belum paham apa arti jati diri sebetulnya.

“Ketika seseorang menindasmu, itu bukan tentang dirimu atau kelemahan yang mungkin kau miliki, itu adalah tentang diri mereka sendiri. Jadi, cobalah untuk tidak memasukkannya dalam hari” tips pertama dari Nick

Pertama, Sebetulnya tidak ada strategi dalam menghadapi pelaku penindasan. Upaya yang dilakukan ialah memaksimalkan kekuatan dalam diri dalam menghadapi skenario yang mungkin akan kamu hadapi. Kalaupun ada seseorang penindas yang beraksi, yasalah satu cara awal yang harus disiapkan, tidak perlu memasukkan dalam hati dan pergi dari sana selekas mungkin.

Salah satu yang mungkin akan dicapai oleh seorang korban penindasan dan bullying adalah ; bunuh diri (hah, ga mungkin!) that’s true. Bahkan Nick sendiri pernah mencoba menenggelamkan dirinya dalam bak mandi, ingatlah ketika kamu mencapai titik ini, jangan biarkan orang-orang yang menyiksamu mengambil semangat hidupmu. Mengapa memberikan kuasa itu pada orang lain, jagan biarkan mereka menjauhkanmu dari kehidupan menakjubkan yang telah Allah persiapkan untukmu. Ingat saja, ada kedua orangtua dan keluarga yang masih bisa menerima kamu apa adany, mereka sudah berjuang keras untukmu, lantas kamu mau mengakhirihidupmu begitu saja ? hm...

Kedua, mungkin ketika hal-hal yang dilontarkan kepada kamu sering membuat kamu berfikir “kenapa Allah tidak memberi saya lengkap dan sempurna saja” , justru semakin kamu berfikir, semakin banyak hal negatif yang timbul dan khayalan tentang masa depan makin suram dan buram. Sudah, bangun, lalu hadapi !! hadapi dengan mengendalikan cara menghadapi mereka, bangun pondasi kokoh sebagai mempertahankan diri dari serangan  mereka. Bagaimana ? kalau kamu tenggelam dalam lontaran mereka, kamu akan lupa bahwa masih ada hidup yang lebih indah menanti di depan, kalau kamu pesimis dan ikut terhanyut, kamu akan melewatkan kehidupan yang penuh suka cita, kamu akan melewatkan taraf hidup yang mungkin tak bisa dibayangkan, kamu akan melewatkan sesuatu hal yang disebut dengan membangun keluarga, teman dan relasi, kita hanya tidak tahu hal-hal luar biasa seperti apa yang bisa terjadi dalam hidup kita.

Barangkali orang mengejek karena kamu terlalu tinggi, terlalu kurus, terlalu keriting rambutnya, terlalu hitam dan lain-lain. Tapi, apapun hal yang membuat kita  merasa berbeda, justru bisa menjadi sebuah aset terbesar bagi kita. Dikritik atau dihindari memang meyakitkan. Namun, mengalami rasa sakit itu juga bisa menjadikanmu pribadi yang lebih pengasih, empatik,mengerti dan bersyukur (i love this part so much, ofc!!)

Note : kalo seorang melukaimu , jadilah pribadi yang mengulurkan tangan kepada orang yang terluka. Kalau kau tidak diperlakukan dengan penuh kasih,ubahlah pola itu dengan menawarkan kasih pada orang lain. Kalau tak ada yang berdiri untukmu, jadilah pribadi yang berdiri untuk orang lain. Guys, kalo seorang Nick yang tidak punya tangan dan kaki saja bisa mengatasi penindasan, siapapun pasti bisa menghadapinya. Apa yang terjadi dalam hidup kita itu bukan tentang kesempatan, itu semua tentang pilihan. Saya, kamu, kita, dia , mereka, mungkin TIDAK BISA menghentikan para penindas dan orang-orang yang berfikiran pendek untuk mengatakan dan melakukan hal-hal yang menyakitkan. Tapi, kita punya kuasa untuk MEMILIH cara menanggapinya dan menjalani hidup kita <3

Problem : bagaimana kalau mencari teman dan bergaul dengan mereka walau terkadang kita cenderung memaksa untuk ikut gaul supaya keberadaan kita dianggap ? 

Kebanyakan orang yang tertindas memiliki fikiran negatif tentang diri mereka sendiri, ketika tidak punya teman untuk di ajak bicara, fikiran negatif akan diam-diam akan merayap masuk. Bahkan hal-hal kecil yang tidak meganggu bisa mempengaruhimu. Betul sekali, terkadang untuk menghindari hal itu, cenderung memilih teman yang memungkinkan kita bisa dianggap keberadaannya. Tapi, berpura-pura mengikuti atau menjadi orang lain itu bukan langkah yang bijak loh. Misalnya berlaga jago dan ikut mengatai atau berakata kasar agar orang-orang terkesan, atau ikut hangout beberapa kelompok tertentu supaya dikenal, ikut-ikutan menyukai hobi aneh mereka atau lainnya. Sudah, kamu tidak perlu melakukan hal-hal yang menurutmu salah hanya karena ingin menyesuaikan diri, tidak perlu berpura-pura. Gantikan dengan ini : jadilah begitu nyaman dengan dirimu sendiri agar orang lain juga bisa merasa nyaman dengan dirimu. Ciptakan kehidupan yangmembuatmu begitu bersuka cita sampai mereka ingin turut serta dalam kebahagiaanmu. Jadilah sahabat bagi dirimu sendiri, ampuni kesalahan , kelemahan dan kegagalan. Berbaik hatilah terhadap dirimu sebagai gantinya, terus fokus pada hal-hal baik.

Ketiga, setelah kamu berdamai dengan dirimu, kamu harus bertanggung jawab atas dirimu supaya para penindas tidak memiliki kuasa atas dirimu. 

•Duduklah di kursi kemudi : sebuah kiasan tentang menerima tanggung jawab untuk menjadi kekuatan penggerak dalam hidupmu sendiri. Kamu harus memanfaatkan kuasa yang ada dalam dirimu untuk menciptakan hidup yang kau inginkan. 
•Tentukan ke mana kau akan pergi dan tetaplah di jalan itu : kamu bertanggung jawab untuk bisa mencapai ke tempat yang hendak kau tuju
•Isi bensinmu : mencari tahu apa yang membuat motormu berjalan, apa yang membuatmu bersemangat, dan apa yang membuatmu terus melaju. Beberapa orang mungkin digerakkan karena kebutuhan terhadap uang, tapi itu bukanlah penggerak yang paling hebat, tapi penting untuk diketahui itulah energi yang menggerakanmu. Sebaliknya, Nick bilang : sebaiknya kita digerakkan oleh IMAN, untuk membuat perbedaan di dunia, gunakan bakatmu untuk beribadah kepada-Nya
•Oper persneling dan Injak Pedal Gas : kita ndak bisa cuma duduk dan menunggu orang lain untuk memutuskan, apa nih yang harus saya lakukan kedepan. Kamu harus buat keputusan, dan yang lebih penting, menindaklanjutinya. Bukan sekadar niat omdo, tapi dengan realisasi yang nyata dan sadar akan tantangannya. Mana yang lebih gampang ditembak ? bebek yang sedang diam atau kelinci yang berlari ? kalau mereka mencari target yang akan dipukuli, pilihan terakhir mereka pastilah target yang tidak bisa diam, seseorang yang sudah mengoper persneling dan menginjak pedal gas ternyata sudah melaju di jalan hidup menuju baik
•Periksa kaca spion dan GPS : saat kita sudah yakin dengan pilihan kita, perlu juga untuk memeriksa kompas untuk memastikan berada pada jalur yang benar. Allah sangat sayang pada hamba-Nya, kita perlu merawat diri kita sebagai bentuk syukur atas karunia Allah untuk kita. That’s Nick’s word

Keempat, ciptakan zona aman ! kamu bertanggung jawab atas kebahagiaanmu sendiri, kamu bisa ciptakan zona aman, tak ada penindas, anggaplah itu sebagai tempat berlindung. The point is, zona nyaman sebaiknya hadir dan tersedia dalam fikiran kamu. Kamu bisa pergi ke sana untuk merasa nyaman dengan dirimu sesungguhnya setiap kali kamu menjumpai ancaman atau pengalaman buruk dalam bentuk apapun

Lantas, bagimana menciptakan zona nyaman ?

Answer this question

•Apa yang orang lain katakan tentang hal yang mereka sukai dari dirimu ?
•Apa yang membuatmu sering dipuji guru, orang tuadan teman ?
•Hal apa yang paling kau sukai dan kau nikmati melakukannya ?
•Apa yang dapat melegakan jiwamu dan merebut perhatianmu secara mental dan fisik sampai kau tidka menyadari hal itu ?
•Apa masa depan yang paling mungkin kau bayangkan untukmu ?
•Siapa yang menyayangimu secara tulus tanpa pamrih ?
•Ayat suci, musik, film, buku , karya seni, foto, hewan peliharaan atau kegiatan apa yang bisa membuatmu melupakan masalah dan kekhawatiran serta memberimu ketentraman ?
•Hal apa yang sangat kau sukai sampai kau mau melakukannya seumur hidup ? bagaimana kau memperoleh nafkah dengan melakukannya ?
•Apa hal terbaik yang pernah orang lakukan untukmu ? bagaimana kau bisa melakukan hal yang sama bagi orang lain ?
•Sahabat atau anggota keluarga mana saja yang membutuhkan semangat ? bagaimana kamu berkomunikasi dengan orang itu ?
•Seperti apa rasanya menjadi bagian dari zona nyaman orang lain ?
•Bagaimana iman dan ibadahmu kepada Allah saat ini ? apa doa yang paling manjur ketika kamu merasa tertekan atau takut ?

Just believe, Allah sudah punya skenario indah untuk hidupmu, dan itulah zona nyaman terbesarmu

Nick ini sendiri sebetulnya simple sekali, memprioritaskan seluruh hidupnya untuk beribadah, dengan keimanan, ketenangan jiwa, fikiran positif dan semua hal baik akan datang dengan sendirinya, pelajaran yang berharga sekali untuk saya ketika membaca ini, beul-betul saya sendiri pun terkesima dengan tulisan Nick dalam buku ini, notabene seluruh poin yang dia jelaskan adalah bagaimana menyelasaikan seluruh persoalan hidup itu cuma satu : mendekatlah kepada penciptamu, ketika kamu menambah benteng iman, Allah akan memberi solusi. Seorang yang tidak punya tungkai, dengan bermodal keimanan saja bisa berkeliling dunia, hidup bukan melulu soal uang dan bagaimana menghasilkan uang sebanyak mungkin, tapi sudah sedekat apa hubungan kita dengan Allah. (aaa love this word) 

Sedikit cerita juga, kemarin ketika saya menyelesaikan membaca buku ini, saya tidak sengaja bertemu dengan salah seorang yang cukup lama terkena penindasan di kampus, awalnya saya juga tidak begitu peduli dengannya, cukup mengenal namanya saja ya sudah cukup begitu. Tapi,setelah saya membaca buku ini sendiri, wow, apa yang dikatakan oleh Nick betul-betul benar, percaya atau tidak percaya, semua orang punya potensi besar menjadi seorang penindas, walaupun kamu berlatar belakang pendidikan yang cemerlang, tidak akan lepas dari keinginan untuk menindas, dia bercerita akan keinginan nya untuk berhenti kuliah dan bunuh diri, saya sedikit tertegun mendengar berat mental yang dia ceritakan, betapa sebuah kata yang kita ucapkan bisa menjadi senjata yang amat tajam untuk orang lain. Saya juga suguhkan review ini untuk dia, semoga bisa menjadi solusi ya teman ^^ 

Berbicara soal teman. Point kelima yang disampaikan Nick cukup umum dan wajib untuk kita pahami. Apakah kita sudah punya teman-teman yang menopang ? menopang dalam artian teman-teman yang dapat membantu kamu mengembangkan seluruh potensi dirimu. Kamu ingat-ingat lagi teman-teman disekelilingmu, baik yang memberi pengaruh besar, sampai yang paling sering menghabiskan waktu bersama denganmu, dari masing-masing mereka, ajukan pertanyaan ini :

•Apakah kami saling menghormati ? kenapa ?
•Apakah kami saling mempercayai ? kenapa ?
•Apakah orang ini bisa mendorongku ?
•Apakah hubungan kami bisa membuatku ingin menjadi orang lebih baik ?
•Kalau ada seorang penindas atau bullying, apa dia akan membelaku ?
•Apa yang bisa kupelajari darinya ?
•Apakah aku perlu menjadi sahabat yang lebih baik baginya, atau apakah aku sebaiknya mundur ?
•Apakah dia seorang yang bisa akrab denganku dalam waktu lama ?
•Apakah kami berbagi nilai-nilai dasar yang sama ?
•Apakah kami punya pengaruh yang setara  dalam hubungan kami, atau apakah salah satu dari kami lebih tergantung pada yang lain ?
•Apakah dia pernah mendorongku untuk melakukan hal-hal negatif yang tak akan pernah kulakukan jika bukan karenanya ?
•Apakah aku merasa nyaman membicarakan imanku dengannya ?
•Apakah dia  seseorang yang akan merayakan keberhasilanku atau merasa iri karenanya ?

Setelah menjawab petanyaan itu, pelajari kembali responmu. Pertimbangkan kembali untuk mengakrabkan diri dengan orang-orang yang memberimu pengaruh positif dan lebih menjauh dengan yang tidak begitu memberikan hal-hal positif.  (Pada bagian ini saya langsung mengingat quote “ agama seseorang bisa dilihat dari teman dekatnya” atau “ kalau berteman dengan pedagang minyak wangi, ya akan kecipratan bau minyak wangi juga “ mungkin perumpamaan-perumpamaan tersebut menunjukkan urgensi sebuah pertemanan dapat mempengaruhi kita)

Keenam, emosi memang kadang melanda, yakan ? karena itu kamu perlu juga mengendalikan emosi untuk mengatasi penindasan. Kualitas hidupmu sendiri sangat dipengaruhi oleh pilihan yang kau ambil saat merespon perasaanmu. Jadi, saat mungkin kamu begitu kesal dengan ledekan atau lainnya. Ajukan ini pada dirimu sendiri.

•Kenapa sih aku marah?
•Apakah menyerang secara agresif itu merupakan respon terbaik ? apakah itu bisa lebih membantu atau malah merugikan ?
•Apa alternatif yang kumiliki ?
•Apa yang bisa kukatakan untuk menjadikan keadaan lebih baik ?
•Apa yang bisa kukatakan yang akan bermanfaat dalam jangka panjang ?

Wajib untuk dicoba, jangan sampai setelah mendapat hal buruk, kita malah ikut emosi, yuk menjaga kualitas hidup dengan menjaga kualitas emosional

Jadi, teman-teman, kalau nanti ada suatu kondisi dimana kita ditempatkan dalam penindasan, lakukan 

1.Bangun pondasi kokohmu
2.Kenali diri dan potensi kamu
3.Bertanggung jawablah atas hidupmu sehingga penindas tidak punya kuasa atas dirimu
4.Ciptakan zona aman !!
5.Memilih para pendukung dengan tepat
6.Pantau dan kendalikan emosi 
7.LAWAN PENINDASAN DENGAN STRATEGI

Banyak sebetulnya strategi yang bisa kamu gunakan, setelah kamu punya 6 point di atas, kamu siap ke medan perang dan menciptakan strategi untuk melawan para penindas. Banyak hal yang bisa kamu ciptakan misalnya menghindari perkelahian, tetap tenang, tapi yang paling penting harus kamu terapkan ialah : HORMATILAH SANG PENINDAS  ITS CRAZY !!! NOPE !! Beberapa orang menjadi penindas untuk menutupi rasa tidak aman dan kepercayaan diri mereka yang rendah, jadi menghina atau balik merendahkan mereka adalah hal yang memperburuk situasi, cobalah untuk menghormati mereka dan perlakukan dengan sopan. Trust me, it works !!!

Sekian dulu review dari nanda salfamas, semoga bermanfaat, don’t forget, ijime dame zettai !!! yuk menjaga lisan, ucapan, dan perbuatan dan stop menjadi agen penindasan ^^ see yaaaa

Giveaway Book #1


Buku ini akan saya berikan kepada siapa saja, dengan syarat:

1. Mengirim data: nama, umur, alamat, asal sekolah, semester/kelas, akun instagram, no wa, dan alasan kenapa buku ini harus saya berikan ke kamu.
Kirim ke email taqrimibadi19@gmail.com dengan subjek GIVEAWAY BOOK #1

2. Berjanji untuk menjaga dan merawat buku serta menyelesaikan membaca maksimal satu bulan.

3. Berjanji akan mengirimkan review buku maksimal 1 minggu setelah selesai membaca.

4. Jika dalam waktu satu bulan buku tidak selesai dibaca, kamu harus ikhlas jika tim kami akan mengambil bukunya kembali dan akan diberikan ke orang lain yang lebih membutuhkan.

5. Repost foto ini di instagram mu, follow dan tag akun @taqrimibadi dengan menyertakan hashtag:

#budayakanmembaca
#akucintamembaca
#taqrimgivesaway

6. Jangan lupa membaca Basmalah dan berdoa semoga bukunya berjodoh denganmu.

Bagi yang beruntung akan diinformasikan secepatnya. Ketetapan tidak boleh diganggu gugat, syarat dan ketentuan berlaku. Poin penilaian 50% alasan, 30% kelengkapan data yang dikirim, 20% mengikuti aturan.

Pengumuman penerima buku, minimal 1x24 jam setelah foto ini diposting.

#budayakanmembaca #akucintamembaca #taqrimgivesaway

HP Pertama

cdn[dot]images[dot]express[dot]co[dot]uk
Saya ingin bercerita tetang HP Pertama yang saya miliki. Waktu saya kelas 2 SMP tahun 2005 HP belum secanggih seperti sekarang ini. Perusahaan HP yang menguasai pasaran adalah NOKIA, dan HP yang saya miliki adalah NOKIA 3310 warisan dari kakak perempuan saya jreng jreeeng *suara gitar. Kemudian selang beberapa bulan, saya ganti HP dengan merek yang sama namun seri berbeda yaitu NOKIA 3315 haha. Lantas apa bedanya? Bedanya hanya di-ringtone, 3310 ringtone internal dan 3315 ringtone bisa buat sendiri dengan cara mengetik nada.

Dulu HP belum bisa memutar lagu, jadi kalau mau dengar lagu menggunakan NSP (Nada Sambung Pribadi). Kalau ada teman yang memasang NSP, siap-siap HP nya akan selalu berdering karena miscall untuk mendengarkan NSP doang.

Karena saya tinggal di pelosok desa, Suku Ranau yang bermukim di Desa Surabaya Kec.Banding Agung Kab. OKU Selatan Prov. Sumatera Selatan. Sinyalnya juga amat susah karena belum ada tower sinyal di tempat saya tinggal kala itu. Jadi kalau mau menggunakan HP harus memasang tiang antena penangkap sinyal yang tinggi di luar rumah atau duduk dipinggiran Danau Ranau untuk mendapatkan pantulan sinyal dari Provinsi Lampung, miris bukan?

Saya ingat betul, dan masih terbayang jelas dibenakku ketika HP itu mendapat sinyal pertama kali menggunakan tower di rumah dan orangtua menelpon keluarga yang ada di Palembang. Aduuuh gaduh sekali haha, seperti anak kecil yang baru dapat mainan baru, seperti itulah perasaan kami saat itu. Sehingga menelpon tanpa henti sampai larut malam dan berebut ingin memainkan HP. Maklum HP nya cuma satu dan semua orang ingin memainkannya. Kalau ingat momen itu, saya jadi senyum-senyum sendiri. Pulsa HP jaman dulu tidak ada yang 5rb atau 10rb-an. Paling murah 50rb, 100rb dan 200rb.

Jaman dulu, orang yang sudah punya HP itu keren sekali. Sehingga nada dering harus MAKSIMAL. Supaya ketika ada yang menelpon atau sms orang=orang pada tau kalau kita punya HP *mmmm leh juga.

Mengirim foto juga tidak bisa dengan NOKIA 3310. Hanya gambar hitam putih atau membeli gambar dengan harga sekitar 2rb-5rb. Harga yang cukup mahal jaman itu. mengirim gambar menggunakan fasilitas MMS, ini sebelum kenal dengan teknologi infrared. Masih sangat jadul sekali.

NOKIA 3310/3315, HP super canggih dan bandel. Kalau dilemparkan ke Anj*ng, HP nya tidak kenapa-napa justru anj*ng nya yang lari tunggang langgang. Kalau masuk ke dalam bak mandi, cukup dibongkar dan dikeringkan menggunakan lap atau kipas atau masukan kedalam beras, kemudian akan hidup kembali. Sekarang sudah sulit mencarinya, kalaupun ada mungkin punya kolektor HP jadul. Meskipun saat ini sudah ada NOKIA 3310 versi terbaru tahun 2017, tapi NOKIA 3310 jaman dulu lebih berkesan, lebih bandel, dan penuh dengan cerita yang tidak mungkin dilupakan.



Taqrim Ibadi
Coretan #PenulisPemula